NewsTekno & Sains

3 Dekade Telkomsel, Menavigasi Teknologi Pintar dan Misi Kebangsaan di Wilayah 3T

×

3 Dekade Telkomsel, Menavigasi Teknologi Pintar dan Misi Kebangsaan di Wilayah 3T

Sebarkan artikel ini
Telkomsel perkuat infrastruktur AI Humanis. Foto: Istimewa.

 

Portal.id, JAKARTA – Di tengah disrupsi teknologi yang bergerak cepat, raksasa telekomunikasi Indonesia, Telkomsel, genap berusia 31 tahun. Menandai tiga dekade perjalanannya, perusahaan kini menggeser fokusnya — tidak lagi sekadar mengejar kecanggihan teknologi, melainkan bagaimana adaptasi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dapat diterapkan secara humanis dan inklusif.

Direktur Utama (Dirut) Telkomsel, Nugroho, mengungkapkan dalam lanskap industri yang kini didominasi oleh kecerdasan buatan, pendekatan yang berpusat pada empati terhadap kebutuhan pelanggan menjadi kunci utama untuk bertahan sebagai pemimpin pasar.

“Pencapaian ini merupakan hasil kontribusi, dedikasi, dan kolaborasi berbagai pihak. Kami juga terus melakukan refleksi dan mendorong inovasi agar layanan yang dihadirkan makin relevan dan memberi manfaat nyata,” ujar Nugroho dalam pernyataan resminya Selasa (26/5/2026).

“Di era transformasi digital dan AI, pendekatan yang berpusat pada pelanggan dengan empati menjadi kunci, sehingga setiap solusi mampu menghadirkan kemudahan, rasa aman, dan dukungan dalam keseharian pelanggan,” sambungnya.

Dari Kartu Halo hingga Jaringan Hijau 5G

Sejak pertama kali meluncurkan layanan kartuHalo pada 1995 dan simPATI pada 1997, emiten telekomunikasi ini telah melewati berbagai fase transisi teknologi seluler, mulai dari koneksi generasi ketiga (3G), 4G/LTE, hingga implementasi Hyper 5G. Saat ini, infrastruktur 5G mereka diklaim telah menjangkau lebih dari 107 kota dan kabupaten di Indonesia yang disokong oleh 6.380 menara pemancar (base transceiver station/BTS).

Namun, ekspansi ini juga dihadapkan pada tantangan lingkungan. Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, perusahaan mulai mengoperasikan lebih dari 360 unit BTS Hijau yang memanfaatkan energi terbarukan, dibarengi dengan program daur ulang limbah elektronik.

Di sisi lain, integrasi teknologi pintar mulai diterapkan secara masif dalam satu dekade terakhir. Telkomsel memanfaatkan AI melalui sistem Autonomous Network serta asisten virtual Veronika guna mempercepat respons layanan pelanggan. Melalui kolaborasi bersama Indonesia AI, mereka juga merilis fitur pembelajaran interaktif berbasis kecerdasan buatan bernama Sacred Octagon di dalam aplikasi terintegrasi mereka.

Di luar aspek komersial, tantangan terbesar industri telekomunikasi di Indonesia adalah ketimpangan akses digital antara kota besar dan daerah pelosok. Pihak manajemen mengeklaim terus memperluas jaringan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) demi pemerataan akses informasi.

Infrastruktur digital ini juga diuji saat menghadapi krisis. Salah satunya terlihat dari langkah taktis pemulihan jaringan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Pulau Sumatra pada akhir 2025 lalu, yang bertujuan menjaga stabilitas komunikasi warga di area terdampak.

Berdasarkan kajian sosio ekonomi independen yang dilakukan oleh PT LAPI ITB periode 2024 – 2025, kontribusi finansial perusahaan terhadap negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) spektrum, biaya hak penggunaan (BHP) Universal Service Obligation (USO), pajak, serta dividen tercatat mencapai Rp36,972 triliun. Ekosistem digital ini juga diperkirakan menyerap lebih dari 685.000 lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Sebagai bagian dari perayaan hari jadinya, perusahaan menyediakan program loyalitas “Surprise Deal” bagi pengguna simPATI yang berlaku terbatas pada 26 – 28 Mei 2026. Paket yang ditawarkan meliputi kuota data 31 GB durasi tiga hari seharga Rp31.000, serta paket 500 GB durasi 30 hari senilai Rp310.000 yang dapat diakses lewat kode panggilan resmi dan aplikasi MyTelkomsel.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga pengalaman pelanggan (customer experience) yang sebelumnya membawa perusahaan meraih sejumlah penghargaan global, termasuk dari Ookla Speedtest Awards dan GSMA Global Mobile Awards.

“Memasuki usia ke-31, kami ingin Telkomsel makin matang dan terus memperkuat peran dalam mendukung kemajuan Indonesia. Melalui inovasi dan semangat Melayani Sepenuh Hati, kami berkomitmen menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan agar dapat menjalani hari ini dengan lebih baik dan menyongsong masa depan yang lebih gemilang,” tutup Nugroho.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id
Tag:
Penulis: Ferito JulyadiEditor: Portal.id