NewsTekno & Sains

Trafik Data Telkomsel Pamasuka Melonjak 10,4 Persen saat Lebaran, WhatsApp Dominasi Silaturahmi Digital

×

Trafik Data Telkomsel Pamasuka Melonjak 10,4 Persen saat Lebaran, WhatsApp Dominasi Silaturahmi Digital

Sebarkan artikel ini
Layanan pada Stan Telkomsel. Foto: Istimewa.

Portal.id, KENDARI – Telkomsel Area Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka) mencatat lonjakan trafik data sebesar 10,4 persen selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah dibandingkan hari normal. Puncak aktivitas digital ini mencapai 17,4 PetaByte, yang dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat dan kebutuhan berkomunikasi selama masa libur Lebaran.

Berdasarkan data internal perusahaan, pergerakan pelanggan antarwilayah mencapai puncaknya pada H+2 Idulfitri dengan total 807 ribu pelanggan. Arus mobilitas terbesar mengarah ke Sulawesi sebanyak 390 ribu pelanggan, diikuti Kalimantan dengan 284 ribu pelanggan, dan Papua sebesar 132 ribu pelanggan.

Penggunaan aplikasi pesan instan dan media sosial menjadi motor penggerak utama lonjakan trafik. WhatsApp mencatat pertumbuhan payload atau beban trafik tertinggi sebesar 38,13 persen. Selain itu, kategori layanan komunikasi secara umum tumbuh 37,32 persen, sementara sektor media sosial dan e-commerce masing-masing mencatatkan kenaikan 34,61 persen dan 29,7 persen.

VP Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, menyebut bahwa stabilitas jaringan selama periode RAFI menjadi prioritas utama untuk menjamin kelancaran silaturahmi pelanggan.

“Ramadan dan Idulfitri adalah momen yang sangat personal bagi banyak orang, mulai dari momen untuk beribadah, mudik, hingga menjaga kedekatan dengan keluarga dan kerabat. Karena itu, Telkomsel telah berupaya menyiapkan jaringan sebaik mungkin sebagai bagian dari komitmen ‘Melayani Sepenuh Hati’,” ujar Anky dalam keterangan resminya, Senin (13/4/2026).

Ia menegaskan Telkomsel telah mengantisipasi lonjakan trafik dengan melakukan optimalisasi pada 71 titik prioritas yang mencakup jalur mudik, pusat transportasi, kawasan wisata, serta area permukiman. Penentuan titik-titik tersebut dilakukan melalui pemodelan Machine Learning dan pemanfaatan Autonomous Network berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) guna menjaga stabilitas layanan secara menyeluruh.

Hasilnya, tingkat ketersediaan layanan terjaga di angka 99,5 persen, dengan 97,2 persen gangguan jaringan di titik prioritas berhasil diatasi tepat waktu.

Lonjakan trafik yang signifikan terjadi di sejumlah kota tujuan mudik, seperti Jeneponto di Sulawesi Selatan (Sulsel) 82,7 persen serta Hulu Sungai Utara 72,6 persen dan Hulu Sungai Tengah 68,5 persen di Kalimantan. Selain itu, kawasan wisata turut mencatatkan trafik tinggi, di antaranya Kawasan Wisata Tanjung Bira di Bulukumba dengan payload 2,9 TeraByte dan Pantai Liang di Maluku Tengah 2,2 TeraByte.

Anky menambahkan, pemantauan performa jaringan tetap dilakukan secara ketat meski masa puncak arus mudik telah terlewati, guna memastikan konektivitas pelanggan tetap andal untuk aktivitas digital sehari-hari.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id