Portal.id, NASIONAL – Pasar saham domestik mengalami tekanan cukup berat sepanjang bulan lalu akibat sentimen negatif yang melanda pasar keuangan global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpuruk ke zona merah, diiringi oleh aksi jual massal oleh investor asing.
Ketidakpastian arah kebijakan suku bunga bank sentral AS serta ketegangan geopolitik menjadi pemicu utama para pemodal global menarik dana mereka dari pasar berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia.
OJK dalam siaran persnya, Selasa (7/7/2026), memaparkan pasar saham domestik saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi, di mana IHSG ditutup melemah di level 5.643,19 atau terkoreksi sebesar 7,90 persen dengan catatan aksi jual bersih atau net sell investor asing senilai Rp19,63 triliun.
Meski terjadi koreksi yang cukup dalam, OJK menilai kondisi pasar modal Indonesia masih relatif stabil. Hal ini tecermin dari aktivitas penggalangan dana melalui penawaran umum perdana (IPO) yang masih terus berjalan di Bursa Efek Indonesia.












