Portal.id, NASIONAL – Posisi tawar pasar modal Indonesia di level internasional kian menguat. Hasil evaluasi berkala dari dua lembaga penyedia indeks raksasa dunia, MSCI dan FTSE Russell, secara kompak menempatkan Indonesia setara dengan beberapa kekuatan ekonomi utama Asia, seperti Tiongkok dan India.
Sebelum MSCI mempertahankan status Indonesia di kategori Emerging Markets, FTSE Russell telah lebih dahulu menempatkan pasar saham domestik ke dalam kelompok Secondary Emerging Markets. Selain itu, Indonesia juga dipastikan bersih dari daftar pengawasan khusus atau untuk peninjauan penurunan status.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menjabarkan keselarasan hasil dari dua lembaga dunia ini menjadi modal berharga bagi kepercayaan pelaku pasar.
“Pada April 2026, FTSE Russell sudah menempatkan Indonesia tetap berada di kelompok Secondary Emerging Markets, setara dengan beberapa major markets seperti Tiongkok dan India. Indonesia juga tidak masuk pengawasan khusus untuk peninjauan lebih lanjut oleh FTSE Russell. Kali ini MSCI mengumumkan hal serupa dan mempertahankan status kita,” kata Hasan dalam siaran pers OJK, Rabu (24/6/2026).
Kondisi fundamental emiten yang secara umum masih positif, pertumbuhan basis investor domestik, serta valuasi saham yang kompetitif dinilai menjadi pendorong utama mengapa pasar Indonesia tetap prospektif di mata pemodal internasional.












