Jakarta, Portal.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari berkomitmen untuk memperkuat sektor pertanian dan memastikan ketahanan pangan di masa depan. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, di Jakarta pada Kamis (30/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota membahas berbagai program prioritas dan usulan strategis untuk pembangunan pertanian di tahun 2026 hingga 2027.

Pertemuan ini adalah langkah strategis bagi Pemkot Kendari untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani di Kota Lulo. Wali Kota juga menyampaikan beberapa program yang telah dijalankan, seperti penyediaan bibit unggul, identifikasi lahan potensial, dan peningkatan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai untuk menjamin pasokan air yang memadai bagi lahan pertanian.
Pemkot Kendari memahami bahwa ketersediaan bibit berkualitas dan pasokan air yang terjamin merupakan kunci peningkatan produktivitas pertanian. Untuk itu, mereka terus menyediakan dukungan nyata agar petani dapat bekerja dengan hasil yang maksimal dan berkelanjutan.
Selain program yang sudah berjalan, Pemkot Kendari menggulirkan usulan lanjutan meliputi sektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan. Usulan tersebut mencakup bantuan sarana produksi, pengembangan komoditas unggulan, peningkatan kapasitas petani, dan penguatan infrastruktur serta dukungan pengembangan peternakan rakyat.

Hal ini diharapkan dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di Kendari, terutama di daerah pinggiran yang memiliki potensi besar di bidang pertanian dan peternakan. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyambut baik gagasan tersebut, menyatakan bahwa langkah Pemkot Kendari selaras dengan upaya nasional untuk memperkuat produksi pangan dan mencapai swasembada yang berkelanjutan.
Mentan mengarahkan agar usulan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui direktorat jenderal terkait di Kementerian Pertanian. Program yang berdampak pada produksi pangan dan kesejahteraan petani akan menjadi fokus pemerintah pusat. Reaksi positif ini memberi harapan baru bagi Kendari dalam mendapatkan dukungan dari pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kendari juga mengundang Menteri Pertanian untuk menghadiri acara internasional UCLG ASPAC 2026 di Kendari yang bertujuan menambah jejaring global dan memperkuat citra Kendari dalam pembangunan sektor pangan.

Langkah ini menunjukkan Pemkot Kendari tidak hanya menunggu tetapi aktif dalam menjaring program pusat untuk kemajuan masyarakat. Dengan kolaborasi yang optimal, diharapkan sektor pertanian di Kendari akan semakin maju, modern, dan berdaya saing dalam mendukung ketahanan pangan daerah.(Adv)
Editor : Ijal












