NewsPendidikan & Budaya

Jamhir Safani Resmi Jabat Rektor Unsultra Periode 2026 - 2030, Fokus Perbaikan Tata Kelola Kampus

×

Jamhir Safani Resmi Jabat Rektor Unsultra Periode 2026 - 2030, Fokus Perbaikan Tata Kelola Kampus

Sebarkan artikel ini
Rektor Unsultra periode 2026 - 2030, Jamhir Safani. Foto: Portal.id

Portal.id, KENDARI – Jamhir Safani resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) periode 2026 – 2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Pelataran Gedung Rektorat Unsultra, Jumat (23/1/2026).

Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Sultra, Oheo Kaimuddin Haris, menyampaikan pelantikan ini merupakan tonggak sejarah penting bagi kemajuan Unsultra. Ia menekankan bahwa fokus utama yayasan saat ini adalah perbaikan tata kelola serta penguatan inovasi riset.

“Fokus utama kita adalah memperbaiki tata kelola. Hal ini mencakup pendistribusian anggaran yang lancar, adil, dan merata, karena anggaran merupakan jantung dari operasional universitas,” ujar Haris.

Ia juga menambahkan pihak yayasan berkomitmen penuh untuk mendorong Unsultra menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan di Sultra melalui kebijakan anggaran yang tepat bagi riset. Haris menargetkan peningkatan daya saing kampus agar mampu menjadi daya tarik alami bagi calon mahasiswa tanpa harus bergantung sepenuhnya pada kampanye masif.

Prosesi pelantikan Rektor Unsultra periode 2026 – 2030. Foto: Portal.id

Sementara itu, Rektor Unsultra terlantik, Jamhir Safani, mengungkapkan langkah strategis yang akan diambil dalam masa awal jabatannya adalah memastikan Tri Dharma Perguruan Tinggi berjalan optimal, serta mempersiapkan agenda penerimaan mahasiswa baru.

Namun, satu poin krusial yang segera ditangani oleh Jamhir adalah terkait kendala administratif keuangan. Ia menyatakan pihaknya tengah bergerak cepat untuk membuka blokir rekening bank mitra agar hak-hak tenaga pendidik tidak terhambat.

“Agenda yang sangat mendesak adalah pembukaan blokir rekening bank mitra kami, yaitu Bank BTN dan Bank BNI. Hal ini menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan dosen dan tenaga kependidikan, khususnya untuk kelancaran proses penggajian di awal bulan,” ungkap Jamhir.

Perihal gejolak internal yang sempat mencuat, Jamhir mengimbau seluruh mahasiswa untuk tetap tenang dan fokus pada studi. Ia menegaskan bahwa Unsultra saat ini berada di bawah naungan yayasan yang memiliki legalitas hukum sah dan diakui negara.

“Perlu ditegaskan bahwa institusi yang diakui secara sah oleh negara saat ini adalah yayasan dengan AHU terbaru yang terdaftar di Kementerian Hukum. Alhamdulillah, yayasan di bawah binaan Bapak Nur Alam telah memiliki legalitas resmi tersebut,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id