NewsPemerintahan

Kota Kendari Terapkan QRIS untuk Parkir, Tekan Kebocoran Retribusi dan Parkir Liar

×

Kota Kendari Terapkan QRIS untuk Parkir, Tekan Kebocoran Retribusi dan Parkir Liar

Sebarkan artikel ini

Portal.id, KENDARI — Sebanyak 400 juru parkir di Kota Kendari kini resmi menggunakan sistem pembayaran digital QRIS. Langkah ini menjadi bagian dari program digitalisasi retribusi daerah yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Bank Sultra dan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penerapan QRIS ini merupakan upaya Pemkot Kendari dalam memperbaiki tata kelola retribusi parkir sekaligus menekan praktik parkir liar yang masih marak di sejumlah ruas jalan.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS menjadi tindak lanjut dari transformasi layanan retribusi digital yang sebelumnya telah diterapkan melalui aplikasi Sirida.

“Dengan QRIS, masyarakat tidak perlu lagi menyiapkan uang tunai. Pembayaran parkir menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan. Ini juga bagian dari upaya kami meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menata sistem parkir agar lebih tertib,” ujar Siska, Selasa (28/10/2025).

Ia mengapresiasi dukungan Bank Sultra dan BI Sultra yang turut menyediakan fasilitas serta rompi identitas bagi seluruh juru parkir resmi di bawah pengelolaan pemerintah kota.

Plh. Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Thathit Suryono, menyebutkan bahwa digitalisasi parkir dengan QRIS bukan hanya meningkatkan efisiensi pembayaran, tetapi juga memperkuat literasi digital masyarakat.

“Melalui QRIS, transaksi menjadi lebih aman, terdata, dan berkontribusi langsung terhadap peningkatan indeks daya saing digital daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menegaskan komitmen pihaknya untuk memperluas penerapan QRIS di berbagai sektor layanan publik.

“Selain parkir, kami juga menyiapkan integrasi QRIS dengan alat perekam pajak di 100 titik wajib pajak seperti restoran dan kafe. Ini bagian dari langkah konkret mendukung optimalisasi PAD Kota Kendari,” pungkasnya.

Melalui sistem ini, Pemkot Kendari berharap kebocoran retribusi dapat ditekan dan seluruh transaksi parkir tercatat secara digital, menciptakan sistem layanan publik yang lebih transparan dan modern.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id